Komnas HAM Menemukan Beberapa Titik Terang !! Pada Penembakan 6 Anggota FPI

Komnas HAM selidiki penggunaan senjata api oleh Polisi, komisi nasional hak asasi manusia (Komnas HAM) mengingatkan Kepolisian RI bahwa penggunaan senjata api dalam penegakan hukum tak boleh sembarangan anggota Komnas HAM Beka Ulung hapsara mengatakan polisi harus mengikuti aturan, Agar penggunaan senjata tidak melewati batas dan melanggar hak asasi batas tersebut diatur dalam Peraturan Kapolri Nomor 1 Tahun 2009 tentang penggunaan kekuatan dan tindakan kepolisian tahapannya dari kekuatan pencegahan perintah lisan, kendali tangan kosong lunak, kendali tangan kosong keras, senjata tumpul, hingga kendali dengan senjata api, pemilihan tahapan tersebut diukur berdasarkan tingkatan bahaya aman dari pelaku ataupun tersangka kejahatan merujuk pada aturan tersebut menurut BK tindakan oleh polisi dalam mencegah ataupun menanggulangi ancaman harus dilakukan secara bertahap dari melemahkan, melumpuhkan, hingga mematikan.

polisi memang berwenang melakukan kekerasan dan memiliki diskresi untuk menilai tingkat ancaman tapi harus sesuai dengan peraturan kata dia kepada Wartawan, kemarin Komnas HAM ,Beka melanjutkan, Tengah menyelidiki penggunaan senjata api oleh personel Polda Metro Jaya yang menewaskan 6 anggota FPI pada Pekan lalu, sejauh ini komisi baru menggali keterangan dari pihak FPI, serta memeriksa dan melakukan rekonstruksi di tempat kejadian perkara melalui keterangan pers FPI menyatakan kondisi 6 jenazah memiliki kesamaan yakni adanya bekas luka di dada sebelah kiri kami pun sempat melihat foto-foto korban yang menampilkan adanya lubang menganga di dada disertai noda hitam di sekitar lukanya jumlahnya pun lebih dari satu, bahkan ada gambar yang menampilkan Luka yang dipingirnya menghitam.

sekretaris umum dewan pengurus pusat FPI munarman menyebut noda hitam itu bekas gelaga sisa Mesiu artinya kata dia mereka ditembak dari jarak dekat kepada wartawan, dokter ahli forensik dari rumah sakit Cipto Mangunkusumo Ade Firmansyah mengatakan noda hitam merupakan salah satu ciri luka tembak terdekat, Beka mengatakan sudah mengantongi kronologi kejadian versi FPI namun dia menyatakan belum bisa menyimpulkan apakah penggunaan senjata api oleh Polisi melanggar peraturan.

Komnas HAM sudah melayangkan surat panggilan pemeriksaan kepada anggota polisi yang bertugas pada malam penembakan itu respons dari kepolisian atas surat kami bagus mungkin pekan depan kami sudah bisa meminta kronologi kejadian dari aparat kata dia , sejak Pekan lalu polisi berkukuh penembakan dilakukan karena anggotanya menghadapi ancaman berupa tembakan oleh anggota FPI ada 10 orang di tempat kejadian menurut Kepala Bidang humas Polda Metro Jaya komisaris besar Yusri Yunus 6 orang sudah di tembak sedangkan 4 orang melarikan diri penggunaan senjata oleh anggota FPI dibuktikan dengan dua senjata berjenis Revolver dan pedang samurai,  beralih dari Polda Metro Jaya ke badan reserse kriminal Mabes Polri ketika dimintai konfirmasi soal temuan tempo kepala bareskrim komisaris jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan pihaknya telah memeriksa saksi-saksi dengan melibatkan pengawas internal dan eksternal kami melakukan pendalaman cara scientific Run Investigation serta membuka hotline untuk mendapatkan masukan dari masyarakat ujar Listyo, kami akan hati-hati dan cermat dalam penanganan kasus ini kepolisian menyatakan sudah memeriksa 14 saksi, proses olah tempat kejadian perkara dilakukan aparat di dua tempat yakni di kawasan Sentul dan lokasi penembakan.

kepolisian pun menggelar rekonstruksi penembakan oleh penyidik gabungan Polda Metro Jaya dan bareskrim direktur tindak pidana umum Polri Brigadir Jenderal Andi Rian mengatakan rekonstruksi dilaksanakan di sejumlah lokasi di Karawang kepolisian turut mengundang Sejumlah organisasi masyarakat sipil Komnas HAM dan Komisi kepolisian nasional pada senin kemrin kami juga menjadwalkan permintaan keterangan dari keluarga korban kata dia.

Related Posts